Sukoharjo — Senin (22/11) Himpunan Mahasiswa Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi UIN Raden Mas Said Surakarta telah melaksanakan Musyawarah Besar yang merupakan kegiatan terakhir yang dilakukan selama masa jabatan periode 2021 berlangsung. Mubes tersebut mengambil tema “Regenerasi kepemimpinan yang berjiwa nasionalis progresif dan produktif”. Mubes tersebut diharapkan melahirkan proses regenerasi kepengurusan dan mewujudkan HMPS Tasawuf dan Psikoterapi yang lebih baik di masa yang akan datang. Kegiatan ini merupakan sebuah rangkaian acara yang dilaksanakan oleh seluruh Organisasi Mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta tidak terkecuali HMPS Tasawuf dan Psikoterapi.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan pada pukul 09.00 WIB yang diawali dengan sambutan dari Aditya Putra Darmawan sebagai Ketua Panitia Khusus (Pansus) Sidang Umum dan Musyawarah Besar Fakultas Ushuluddin dan Dakwah tahun 2021. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Agus Salim J. P. selaku Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Dakwah dan Dr. Kholillurrohman, M.Si, Wakil Dekan 3 Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta.

Pada pukul 10.00 WIB Himpunan Mahasiswa Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi UIN Raden Mas Said Surakarta yang mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan kegiatan Musyawarah Besar pada hari pertama memulai acara Musyawarah Besar yang berlangsung di Ruang UD 303. Acara berakhir pada sekitar pukul 16.00 WIB dengan keputusan akhir bahwa Kepengurusan Himpunan Mahasiswa Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi Periode 2021 resmi demisoner dan akan berganti dengan kepengurusan yang selanjutnya.

Dengan berakhirnya kepengurusan periode 2021 ini diharapkan bahwa kepengurusan Himpunan Mahasiswa Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi yang akan datang dapat berkembang menjadi lebih inovatif, produktif, dan memberi kemajuan kepada Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi UIN Raden Mas Said Surakarta secara keseluruhan.

(Foto dan Red: Anna Rosita-Departemen Kominfo HMPS Tasawuf dan Psikoterapi 2021)

Leave a Reply