Sukoharjo — Sabtu (2/10) Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Surakarta mengadakan kelas penelitian putaran pertama di tahun 2021. Kelas penelitian ini merupakan yang keduanya kalinya sejak diadakan pada tahun 2020. Kelas penelitian putaran pertama ini mengambil tema “Pembuatan Proposal Skripsi”. Selain wajib diikuti oleh mahasiswa program studi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Surakarta semester 7, kelas ini juga dibuka untuk umum. Dengan demikian, sebanyak 50 mahasiswa dari berbagai program studi mengikuti acara tersebut. Bertindak sebagai narasumber adalah Ahmad Saifuddin, M.Psi., Psikolog.

Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB tepat. Ahmad Saifuddin mengawali acara tersebut dengan menjelaskan tentang definisi proposal skripsi. Selain itu, Ahmad Saifuddin juga membahas tentang berbagai keterampilan yang perlu dimiliki oleh mahasiswa ketika menjalankan penelitian skripsi, misalkan keterampilan mengimplementasikan metode penelitian, menulis, memecahkan masalah, mengambil keputusan penting, dan mengatur waktu. Selain itu, keterampilan lain yang juga penting dimiliki oleh mahasiswa ketika menjalankan penelitian skripsi adalah keterampilan terkait pengelola kondisi psikis, misalkan pengelolaan terhadap pikiran dan keyakinan irasional, kecemasan, dan stres.

Selanjutnya, Ahmad Saifuddin menjelaskan tentang permasalahan yang sering terjadi ketika mahasiswa akan menjalankan penelitian untuk skripsi, misalkan belum memahami metode penelitian dan ciri khas metode tersebut; sekadar menempel-nempel materi atau teori dan belum menggunakan kerangka teoritik; tidak menyertakan data awal yang menunjukkan fenomena atau masalah; serta dominan asumsi dari peneliti/mahasiswa. Sikap-sikap semacam ini hendaknya dihindari oleh mahasiswa. Berikutnya, Ahmad Saifuddin menjelaskan tentang kriteria fenomena dapat diangkat menjadi masalah; cara mengambil data awal; kesesuaian antara rumusan masalah masalah dengan metode penelitian; serta urgensitas penelitian. Ahmad Saifuddin juga berbagi terkait setiap masing-masing bagian di dalam proposal skripsi, misalkan penjelasan isi dari latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian (teoritis dan praktis), keaslian penelitian, landasan teori, kerangka berpikir, definisi konseptual dan definisi operasional, alat pengumpulan data, teknik validitas atau keabsahan data, dan teknik analisis data. Pembahasan semakin menarik karena Ahmad Saifuddin memberikan contoh dari masing-masing bagian dari proposal skripsi tersebut. Ahmad Saifuddin menekankan bahwa setiap bagian dari proposal skripsi saling terkait sehingga keruntutan berpikir dan koherensi antar bagian dari proposal menjadi hal penting yang harus diperhatikan oleh mahasiswa. Kelas penelitian kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan berakhir pada pukul 12.00 WIB.

Rencananya, kelas penelitian di tahun 2021 – seperti halnya kelas penelitian di tahun 2020 – akan diadakan beberapa pertemuan dengan beberapa tema, yaitu penyusunan proposal skripsi, metode penelitian kuantitatif, metode eksperimental, metode penelitian kualitatif, metode studi literatur, dan etika penelitian.

(Red/Foto: Ahmad Saifuddin — Sekretaris Tasawuf dan Psikoterapi IAIN Surakarta)

Leave a Reply