Karanganyar – Kamis (9/7), Fakultas Ushuluddin dan Dakwah mengadakan focus group discussion penyusunan panduan praktikum, praktik pengalaman lapangan (PPL), kuliah kerja lapangan (KKL), dan skripsi. Acara tersebut diadakan di Hotel Syariah Karanganyar dan diikuti oleh para ketua program studi, sekretaris program studi, dosen perwakilan di setiap program studi, ketua laboratorium, dan laboran. Hadir pula dalam acara tersebut dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah beserta para wakil dekan.

Dalam sambutannya, dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Surakarta, Dr. Islah, M.Ag. menyampaikan bahwa berbagai panduan tersebut penting. Misalkan, Standar Operasional Prosedur (SOP) berguna untuk memperbaiki pengelolaan dan manajemen organisasi. Hal ini disebabkan SOP mengatur tata cara kinerja setiap komponen dalam organisasi, termasuk fakultas. Selain itu, SOP juga berperan dalam menjamin mutu pelayanan kepada mahasiswa sehingga mahasiswa terhindar dari permasalahan. Pentingnya SOP berdasarkan prinsip bahwa kepemimpinan bukan berdasarkan otoritas, namun pelayanan. Sehingga, pihak fakultas dan program studi harus melayani mahasiswa secara profesional.

Adapun panduan skripsi juga penting karena dapat mengoptimalkan kualitas skripsi di masing-masing program studi di Fakultas Ushuluddin dan Dakwah. Dalam panduan skripsi tersebut, terdapat beberapa rencana perubahan, misalkan syarat mengambil dan menulis skripsi, kewajiban menggunakan Mendeley untuk memudahkan dan merapikan kutipan dan penulisan daftar pustaka, penjelasan setiap bagian dari skripsi, menggunakan Turnitin untuk menghindari praktek pragiarisme, mekanisme penunjukan dosen pembimbing skripsi, menulis jurnal berdasarkan skripsi, dan etika penelitian. Begitu pula panduan KKL, PPL, dan praktikum, juga berfungsi agar setiap praktik akademik mahasiswa dapat terarahkan dengan baik serta praktik akademik tersebut menghasilkan output dan outcome yang berkualitas. Selain itu, dalam acara tersebut juga membahas mekanisme pelaksanaan KKL, PPL, dan praktik akademik lain secara daring mengingat virus Covid-19 di Indonesia masih belum mereda.

Dalam acara tersebut, program studi Tasawuf dan Psikoterapi diwakili oleh Supriyanto, S.Ud., M.Ud. (ketua program studi), Ahmad Saifuddin, M.Psi., Psikolog (sekretaris program studi), dan Siti Fathonah, M.A. (dosen). Dalam konteks Tasawuf dan Psikoterapi, terdapat dua jenis panduan skripsi, yaitu skripsi dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Selain itu, program studi Tasawuf dan Psikoterapi menegaskan distingsinya dengan program studi yang bersinggungan dengannya, misalkan program studi Bimbingan dan Konseling Islam serta Psikologi Islam. Di sisi lain, program studi Tasawuf dan Psikoterapi juga merumuskan tema skripsi program studi tersebut yang menunjang terwujudnya visi dan misi IAIN Surakarta, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, dan program studi. Acara tersebut berlangsung sampai Jumat 10 Juli 2020.

Leave a Reply