IMG-20180419-WA0016IMG-20180419-WA0010

Jurusan Tasawuf dan Psikoterapi mengadakan kunjungan di rumah sakit Jiwa Dr. Arif Zainudin pada tanggal 19 April 2008 saat itu hari kamis. Kunjungan tersebut di damping oleh Bapak Yunior Hafidh Hery, S.TH.I., S.PSI., M.Pd., M.A selaku dosen pembimbing makul Psikologi Abnormal. Dalam melakukan kunjungan kami di dampingi oleh Bapak Prayanto selaku petugas yang di tugaskan untuk menemani kami. Beliau langsung mengajakan kami para mahasiswa untuk langsung ke tempat rehabilitas. Dalam perjalanan ke tempat rehabilitasi kami melewati bagan-bagan yang berisikan para pasien.

Sebelum masuk ke tempat rehabilitasi kami di sambut oleh bapak Febriyanto selaku kepala instalasi rehabilitasi. Petugas menjelaskan bahwa ada aturan di bagian rehabilitasi yakni di larang mefoto atau pun merekam pasien. Karena takutnya di sebar luaskan dan bisa membuat sakit hati keluarga pasien. Mereka (pasien) yang di rehabilitasi juga sudah melewati beberapa tahapan pengobatan atau bagan. Kami melihat ada senam yang di pimpin langsung oleh para petugas dan mahasiswa yang PPL di tempat tersebut. Setelah selesai senam para pasien di bebaskan untuk berolah raga, menyanyi, bercocok tanam, atau pun istirahat. Pada saat itu kami di perbolehkan untuk berbicara dengan pasien. Dan tak nunggu lama kami langsung mencari para target. Di tempat rehabilitasi ada fasilitas  olah raga seperti, tenis meja, voly, dsb. Selain olah raga ada yang melakukan cocok tanam yang pada saat itu kami melihat yang sedang membersihkan ladang sawahnya. Ladang tersebut di tanam buah pepaya. Selain berolah raga dan bercocok tanam dan berternak.

Bapak Febriyanto yang berbicara terkait kegiatan rehabilitasi yakni, pada hari senin terapi bersama dengan keluarganya (family therapy) terkait permasalah, problem, solusi dan pembuatan souvenir seperti bunga. Pada hari selasa, kegiatan terapi musik yang di pandu dengan ahlinya mereka di bebaskan untuk menari ataupun bernyayi sesuka hati mereka. Pada hari rabu, kegiatan dengan rekreasi keluar dan problem solving. Pada hari kamis, dengan membuat cemilan, es crim, telor asin untuk di jual di masyarakat dan yang menjualnya pasien rawat jalan dengan tujuan agar mereka bisa beradaptasi dengan masyarkat. Pada hari jumat, dengan kegiatan keagaman yang mereka yakini. Hari sabtu dan minggu untuk istirahat atau hari libur di lakukan dalam bangsal mereka masing-masing. Bapak Febriyanto juga menjelaskan penyebab terjadinya gangguan jiwa di masyarakat antara lain karena di pecatnya dalam pekerjaan, putus cinta, depresi, dsb. Karena dirasa cukup observasi kami melanjutkan kebagian Psikologi.

Setelah kami selesai dari tempat rehabilitasi sekarang melanjutkan perjalanan ke tempat psikologi. Kami di sambut dengan hangat lalu di ajak ke lantai 2 untuk melanjutkan materi dan penjelasan terkait yang di lakukan di RSJ Dr. Arif Zainudin. Di sana sudah tersedia kursi dan meja rasanya seperti di dalam kuliah. Yang memberikan materi adalah Ibu Ida Faridayati. Beliau telah menjadi psikolog tahun 1995. Pusat layanan psikologi ada empat psikolog dan dua asisten psikolog yang masih lulusan sarjana satu. Beliau memberikan materi seperti konseling, beberapa macam terapi yang berada di sana, dan penyebab orang-orang terjangkit sakit jiwa, tahapan pasien masuk ke bangsal, dan layanan yang berada di luar RSJ Dr. Arif Zainudin. Setelah selesai dalam memberika materi kami dari Tasawuf dan Psikoterapi memberikan sebuah kenang-kenang untuk pemateri yaitu berupa gambar depan Rumah sakit Jiwa Dr. Arif Zainudin.

Leave a Reply